Panduan | Infeksi Saluran Kemih Selama Kehamilan: Gejala, Diagnosis, dan Pengobatan Aman



Panduan | Infeksi Saluran Kemih Selama Kehamilan: Gejala, Diagnosis, dan Pengobatan Aman


Infeksi saluran kemih (ISK) memengaruhi bagian dari sistem kemih, termasuk ginjal, ureter, kandung kemih, atau uretra. ISK dapat dialami siapa saja, tetapi lebih umum pada perempuan dan menjadi perhatian khusus selama kehamilan. Perubahan hormonal dan fisik meningkatkan risikonya.


Aset Huaban_perempuan hamil mengoleskan krim peregangan pada perutnya di rumah_145724166.jpg


Gejala ISK

Gejala yang mungkin terjadi meliputi:


Sering buang air kecil atau dorongan kuat mendadak untuk buang air kecil

Kesulitan buang air kecil

Rasa terbakar atau kram di perut bagian bawah atau punggung

Rasa terbakar saat buang air kecil

Urine keruh atau berbau tidak sedap

Darah dalam urine, yang dapat tampak merah, merah muda, atau berwarna cola


Jika infeksi mencapai ginjal, gejalanya dapat meliputi:


Demam

Mual atau muntah

Nyeri punggung bagian atas, biasanya di satu sisi

Segera cari perawatan medis jika mengalami gejala ini. Infeksi yang tidak diobati dapat menyebar ke darah dan menyebabkan penyakit serius.


Mengapa ISK Lebih Umum Selama Kehamilan?

Perubahan hormonal mengubah saluran kemih dan dapat menyebabkan urine mengalir kembali dari kandung kemih menuju ginjal. Seiring rahim membesar, tekanan pada kandung kemih dapat mencegah pengosongan sepenuhnya, sehingga tersisa urine tempat bakteri dapat berkembang.


Penyebab umum lainnya meliputi:


Bakteri seperti E. coli yang masuk ke uretra dari anus.

Hubungan seksual yang memindahkan bakteri di sekitar vagina ke uretra.

Streptokokus grup B, yang mungkin terdapat di usus dan vagina.


Diagnosis

Dokter umumnya memeriksa urine untuk mendeteksi bakteri serta sel darah merah dan putih. Kultur urine dapat mengidentifikasi bakteri spesifik.


Pengobatan Selama Kehamilan

Dokter biasanya meresepkan antibiotik selama 3-7 hari. Pilihan umum seperti amoksisilin, eritromisin, dan penisilin relatif aman selama kehamilan. Obat yang dapat memengaruhi perkembangan janin, seperti siprofloksasin (Cipro) atau sulfonamida, dihindari. Selesaikan seluruh pengobatan yang diresepkan meskipun gejala membaik.


Komplikasi

ISK yang mencapai ginjal dapat menyebabkan kelahiran prematur, infeksi berat, sindrom gangguan pernapasan akut pada dewasa, atau anemia.


Pencegahan

Untuk mengurangi risiko:


Minum setidaknya 8 gelas air setiap hari

Bersihkan dari depan ke belakang setelah buang air kecil

Kosongkan kandung kemih sebelum dan setelah hubungan seksual

Gunakan pelumas berbahan dasar air

Hindari produk kebersihan feminin yang dapat mengiritasi

Kenakan pakaian dalam katun dan jaga kebersihan area genital

Dengan diagnosis cepat dan pengobatan yang sesuai, ISK selama kehamilan umumnya tidak menimbulkan dampak jangka panjang pada ibu atau janin.


Sumber artikel:

Dikumpulkan dari internet

Diterbitkan 2024-09-24
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial sebelum diterbitkan.
Konten ini hanya untuk informasi dan bukan nasihat medis. Konsultasikan dengan tenaga medis berizin. Panduan konten dan kebijakan editorial

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kami Akan Segera Menghubungi Anda

Masukkan data Anda dan kami akan segera menghubungi Anda.
  • Tes Genetik Prapenempelan dan IVF
    IVF dengan Sel Telur atau Sperma Donor
    Informasi Reproduksi Pihak Ketiga (Tunduk pada Hukum Setempat)
    Lainnya