Berita | Penurunan Tajam Kesuburan Global: Tren dan Proyeksi untuk 1950-2100



Berita | Penurunan Tajam Kesuburan Global: Tren dan Proyeksi untuk 1950-2100


Sebuah studi terbaru yang diterbitkan di The Lancet menemukan bahwa angka fertilitas total global telah turun lebih dari setengah sejak 1950. Para peneliti memperkirakan tren kesuburan secara menyeluruh di 204 negara dan wilayah dari 1950 hingga 2100 serta memproyeksikan perubahan di masa depan.

 Materi kelopak_Tim ilmuwan memilih papan sirkuit cetak di pusat penelitian canggih_173486486.jpg


Latar belakang

Penilaian kesuburan sangat penting untuk menghadapi tantangan geopolitik, lingkungan, ekonomi, dan sosial yang timbul akibat penuaan penduduk dan migrasi. Penilaian ini memengaruhi kebijakan terkait sumber daya dan kebutuhan layanan kesehatan, pendidikan, pasokan tenaga kerja, keluarga berencana, serta kesetaraan gender. Divisi Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Biro Sensus AS telah memperbarui data kesuburan sejak dekade 1950, sementara Wittgenstein Centre for Demography and Global Human Capital telah bekerja sama dengan Global Burden of Diseases, Injuries, and Risk Factors Study untuk menyusun proyeksi penduduk hingga 2100.

 

Tentang studi

Studi ini menelaah tren kesuburan global di 204 negara dan wilayah dari 1950 hingga 2021 serta memproyeksikan tren hingga 2100. Para peneliti menganalisis data GBD 2021, menggunakan regresi Gaussian spasiotemporal dan regresi efek campuran linear untuk memperkirakan ukuran kesuburan dari 1950 hingga 2021, dengan penyesuaian menggunakan variabel efek tetap, termasuk tingkat pendidikan perempuan dan kebutuhan kontrasepsi yang terpenuhi.

 

Dengan menggunakan 8,709 sampel negara-tahun dan data dari pencatatan sipil, sensus, 1,455 survei, serta 150 sumber tambahan, mereka menghitung angka fertilitas spesifik usia (ASFR) untuk kelompok usia lima tahun dari 10 hingga 54. ASFR pada berbagai usia digabungkan untuk menghitung angka fertilitas total (TFR). Para peneliti menghitung jumlah kelahiran dengan mengalikan setiap ASFR dengan populasi perempuan dalam kelompok usia yang sesuai.

 

Hasil

Dari 1950 hingga 2021, angka fertilitas total global turun dari 4.8 menjadi 2.2. Kelahiran tahunan mencapai puncak 14.2 juta pada 2016 dan menurun menjadi 12.9 juta pada 2021. Kesuburan menurun di setiap negara dibandingkan dengan 1950. Pada 2021, 94 negara, atau 46.0%, masih memiliki angka fertilitas total di atas tingkat penggantian sebesar 2.10. Kesuburan diperkirakan terus menurun, dengan angka fertilitas total global menjadi 1.8 pada 2050 dan 1.6 pada 2100.

 

Studi ini memproyeksikan bahwa proporsi negara dengan kesuburan di atas tingkat penggantian akan turun dari 24% pada 2050, atau 49 negara, menjadi 2.9% pada 2100, atau enam negara, tiga di antaranya berada di Afrika sub-Sahara berpendapatan rendah. Pada 2100, Afrika sub-Sahara diperkirakan menyumbang lebih dari setengah kelahiran global, meningkat dari 41% pada 2050 menjadi 54%. Sebaliknya, proporsi kelahiran di Asia Selatan, Timur Tengah dan Afrika Utara, serta superwilayah berpendapatan tinggi akan menurun.

 

Studi ini juga menunjukkan bahwa bahkan jika Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk meningkatkan akses terhadap kontrasepsi dan pendidikan tercapai serta kebijakan pronatalis diterapkan, angka fertilitas total global akan menjadi 1.7 pada 2050 dan 1.6 pada 2100.

 

Kesimpulan

Kesuburan global sedang menurun, dan pada 2021 lebih dari setengah negara memiliki kesuburan di bawah tingkat penggantian. Tren ini berlanjut sejak 2000. Meskipun beberapa negara mengalami pemulihan kecil, tidak ada yang kembali ke tingkat penggantian. Persebaran geografis kelahiran juga bergeser ke negara berpendapatan rendah. Terlepas dari kemungkinan kebijakan pronatalis, kesuburan diperkirakan terus menurun. Perubahan demografis ini akan menimbulkan dampak ekonomi dan sosial yang luas, termasuk penuaan penduduk dan menyusutnya angkatan kerja di negara kaya serta proporsi kelahiran global yang lebih besar di wilayah termiskin di dunia.

 

Sumber:

Dikumpulkan dari internet


Penulis LinkedIVF TeamDiterbitkan 2024-07-26
Artikel ini menggunakan bantuan AI; LinkedIVF belum mencatat tinjauan editorial untuk artikel ini. Ini bukan nasihat medis.
Konten ini hanya untuk informasi dan bukan nasihat medis. Konsultasikan dengan tenaga medis berizin. Panduan konten dan kebijakan editorial

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kami Akan Segera Menghubungi Anda

Masukkan data Anda dan kami akan segera menghubungi Anda.
  • Tes Genetik Prapenempelan dan IVF
    IVF dengan Sel Telur atau Sperma Donor
    Informasi Reproduksi Pihak Ketiga (Tunduk pada Hukum Setempat)
    Lainnya