Panduan | Obat Pereda Nyeri Apa yang Aman Selama Kehamilan?



Panduan | Obat Pereda Nyeri Apa yang Aman Selama Kehamilan?


Nyeri dapat terjadi selama kehamilan, tetapi penggunaan obat memerlukan perhatian khusus. Para ahli menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apa pun, termasuk pereda nyeri yang dijual bebas.


Aset Huaban_beragam pil_140047985.jpg


Parasetamol

Obat umum yang dijual bebas ini digunakan untuk mengatasi demam, sakit kepala, dan nyeri otot. Sebagian besar ibu hamil dapat menggunakannya dengan aman di bawah bimbingan medis. Obat ini belum dikaitkan secara langsung dengan keguguran atau cacat lahir, tetapi penggunaan lebih dari 28 hari dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko keterlambatan perkembangan ringan atau gangguan pemusatan perhatian/hiperaktivitas (ADHD) pada anak. Gunakan dosis terendah selama waktu tersingkat yang disetujui dokter.


Obat Antiinflamasi Nonsteroid (OAINS)

Ibu hamil sebaiknya menghindari OAINS seperti ibuprofen, terutama pada awal kehamilan dan selama trimester ketiga. Penggunaan pada awal kehamilan dapat berkaitan dengan keguguran dan beberapa cacat lahir, sedangkan penggunaan pada tahap lanjut dapat memengaruhi pembuluh darah jantung janin.


Pereda Nyeri Opioid

Opioid seperti kodein dan morfin digunakan untuk mengatasi nyeri berat, tetapi memerlukan kehati-hatian selama kehamilan. Beberapa penelitian mengaitkannya dengan cacat lahir, termasuk masalah jantung. Penggunaan juga dapat menyebabkan sindrom putus zat neonatal (NAS), yang dapat berdampak serius pada bayi baru lahir.


Ikuti panduan medis saat memilih pereda nyeri selama kehamilan.


Sumber artikel:

Dikumpulkan dari internet

Diterbitkan 2024-09-23
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial sebelum diterbitkan.
Konten ini hanya untuk informasi dan bukan nasihat medis. Konsultasikan dengan tenaga medis berizin. Panduan konten dan kebijakan editorial

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kami Akan Segera Menghubungi Anda

Masukkan data Anda dan kami akan segera menghubungi Anda.
  • Tes Genetik Prapenempelan dan IVF
    IVF dengan Sel Telur atau Sperma Donor
    Informasi Reproduksi Pihak Ketiga (Tunduk pada Hukum Setempat)
    Lainnya