Berita | Pakar Menetapkan 39 Minggu sebagai Waktu Persalinan Optimal Setelah Perawatan Kesuburan



Berita | Pakar Menetapkan 39 Minggu sebagai Waktu Persalinan Optimal Setelah Perawatan Kesuburan


Sebuah studi yang diterbitkan dalam JAMA Network Open menemukan bahwa 39 minggu adalah waktu persalinan optimal untuk kehamilan tunggal cukup bulan yang terjadi melalui perawatan kesuburan. Studi ini meneliti cara menyeimbangkan risiko persalinan dini dan terlambat pada kehamilan tunggal yang dikandung dengan teknologi reproduksi berbantu (ART) demi mencapai hasil neonatal terbaik.


Ibu dan bayi_193277724.png


Latar belakang

Perawatan kesuburan seperti fertilisasi in vitro (IVF) membantu banyak pasangan untuk hamil, tetapi berkaitan dengan risiko perinatal yang lebih tinggi, termasuk lahir mati, kematian perinatal, dan berat lahir rendah. Belum ada kesepakatan mengenai waktu persalinan yang optimal. Para peneliti melakukan studi retrospektif besar ini untuk membantu dokter dan pasien mengambil keputusan yang tepat.


Metode

Studi ini mencakup perempuan di Amerika Serikat yang hamil melalui perawatan kesuburan dan melahirkan antara Januari 1, 2014, dan Desember 31, 2018. Data dari National Center for Health Statistics (NCHS) mencakup 178,448 persalinan tunggal setelah perawatan kesuburan. Kasus kehamilan ganda, kelainan bawaan, metode perawatan yang tidak diketahui, diabetes gestasional, atau hipertensi gestasional dikecualikan.


Peneliti membandingkan usia kehamilan saat persalinan dari 37 hingga 42 minggu dengan komplikasi neonatal, kematian, dan hasil lainnya untuk mengidentifikasi waktu yang optimal.


Hasil

Hasil neonatal terbaik diperoleh pada persalinan usia 39 minggu. Risikonya secara signifikan lebih rendah dibandingkan pada 37 atau 38 minggu, sedangkan persalinan pada 40 minggu atau lebih dikaitkan dengan risiko kematian perinatal dan komplikasi neonatal yang jauh lebih tinggi.


Dibandingkan pembuahan spontan, kehamilan setelah perawatan kesuburan melibatkan pasien yang lebih tua, angka kelahiran prematur lebih tinggi, dan rata-rata berat lahir neonatal lebih rendah. Persalinan pada 39 minggu menawarkan keseimbangan penting antara menghindari persalinan dini dan mengurangi risiko akibat persalinan yang tertunda.


Makna klinis

Temuan ini memberikan panduan klinis bagi pasien di seluruh dunia yang hamil menggunakan ART, dengan menunjukkan bahwa persalinan terencana pada 39 minggu dapat mengurangi risiko perinatal. Hal ini dapat membantu dokter menyusun rencana persalinan yang lebih efektif dan memberi pasien dasar bukti untuk membuat keputusan persalinan.


Sumber:
Dihimpun dari sumber daring

Diterbitkan 2024-10-24
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial sebelum diterbitkan.
Konten ini hanya untuk informasi dan bukan nasihat medis. Konsultasikan dengan tenaga medis berizin. Panduan konten dan kebijakan editorial

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kami Akan Segera Menghubungi Anda

Masukkan data Anda dan kami akan segera menghubungi Anda.
  • Tes Genetik Prapenempelan dan IVF
    IVF dengan Sel Telur atau Sperma Donor
    Informasi Reproduksi Pihak Ketiga (Tunduk pada Hukum Setempat)
    Lainnya