Pengetahuan | Apakah Bentuk Sperma Abnormal Berarti Tidak Dapat Berfungsi? Penjelasan Morfologi Sperma dan Kesuburan Pria



Pengetahuan | Apakah Bentuk Sperma Abnormal Berarti Tidak Dapat Berfungsi? Penjelasan Morfologi Sperma dan Kesuburan Pria

Pengetahuan | Apakah Bentuk Sperma Abnormal Berarti Tidak Dapat Berfungsi? Penjelasan Morfologi Sperma dan Kesuburan Pria


Sperma tidak hanya memiliki jumlah—sperma juga memiliki bentuk. Dalam kedokteran, morfologi sperma merujuk pada struktur dan penampilan sperma. Meski terdengar sebagai aspek yang terlalu rinci dalam penelitian kesuburan, bentuk sperma dapat memengaruhi peluang untuk menjadi ayah.


Struktur sperma: Lebih dari sekadar kepala dan ekor

Menurut WebMD, sperma manusia yang khas memiliki empat bagian: kepala oval, leher, bagian tengah, dan ekor panjang yang bergerak bernama flagelum. Struktur ini memungkinkannya berenang melalui saluran reproduksi wanita menuju sel telur untuk pembuahan.


Setiap sperma membawa 23 kromosom yang mengandung informasi genetik pria. Kriteria ilmiah untuk morfologi normal bersifat spesifik: kepala harus memiliki panjang sekitar 5-6 mikrometer dan lebar 2.5-3.5 mikrometer; struktur seperti tudung harus menutupi 40%-70% bagian kepala; kepala tidak boleh mengandung vakuola besar; serta leher, bagian tengah, dan ekor tidak boleh mengalami malformasi.


Apakah bentuk yang tidak biasa mencegah pembuahan? Belum tentu

Sperma berbentuk abnormal secara medis disebut teratozoospermia, tetapi hal ini tidak berarti infertilitas total. Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan bahwa pembuahan masih mungkin terjadi bahkan ketika hanya 4% sperma yang memiliki morfologi normal.


Beberapa pusat kesuburan menggunakan kriteria ketat Kruger dan mengategorikan potensi kesuburan sebagai berikut:


Morfologi normal ≥14%: Potensi kesuburan tinggi


Morfologi normal 4%-14%: Potensi kesuburan sedikit menurun


Morfologi normal <3%: Potensi kesuburan menurun secara signifikan


Laboratorium dapat berbeda dalam menilai morfologi normal, sehingga para ahli mengingatkan agar tidak terlalu khawatir terhadap satu laporan abnormal saja.


Apa yang dapat menyebabkan sperma abnormal?

Para ahli secara umum membagi kelainan morfologi menjadi dua kelompok:


Kelainan primer: Masalah struktural bawaan, seperti tidak adanya akrosom atau flagelum, yang sering kali sangat mengganggu fungsi sperma.


Kelainan sekunder: Sering kali disebabkan oleh faktor lingkungan saat ejakulasi dan umumnya berdampak lebih kecil.


Pada kondisi langka seperti globozoospermia, sperma tidak memiliki komponen utama yang diperlukan untuk mengaktifkan sel telur, sehingga pembuahan alami menjadi sangat sulit.


Morfologi sperma hanyalah sebagian dari gambaran keseluruhan

Penilaian kesuburan melibatkan lebih dari penampilan sperma. Laporan semen harus dievaluasi berdasarkan beberapa ukuran, termasuk:


Jumlah sperma total


Konsentrasi


Persentase sperma hidup


Motilitas


Volume semen total


Bahkan persentase sperma abnormal yang tinggi mungkin hanya berarti pembuahan membutuhkan waktu lebih lama, bukan bahwa kehamilan tidak mungkin terjadi.


Bila diperlukan, teknologi reproduksi berbantu termasuk fertilisasi in vitro (IVF) dapat mengatasi masalah morfologi dan mencapai pembuahan.


Langkah yang dapat mendukung morfologi sperma

Pria dianjurkan menjalani gaya hidup sehat karena sperma terus berubah:

“Sperma hari ini bukanlah sperma esok hari.”

Tubuh pria menghasilkan sperma baru setiap hari, dan perubahan gaya hidup dapat meningkatkan kualitas sperma.


Rekomendasinya meliputi:


Berolahraga teratur dan mengelola berat badan


Hindari merokok, alkohol berlebihan, dan narkoba rekreasional


Konsumsi pola makan seimbang dengan banyak buah dan sayuran


Walaupun perbaikan tidak dijamin, kebiasaan ini dapat mendukung kesehatan sperma secara keseluruhan.


Sumber artikel:

Dikumpulkan dari internet

Diterbitkan 2025-05-21
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial sebelum diterbitkan.
Konten ini hanya untuk informasi dan bukan nasihat medis. Konsultasikan dengan tenaga medis berizin. Panduan konten dan kebijakan editorial

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kami Akan Segera Menghubungi Anda

Masukkan data Anda dan kami akan segera menghubungi Anda.
  • Tes Genetik Prapenempelan dan IVF
    IVF dengan Sel Telur atau Sperma Donor
    Informasi Reproduksi Pihak Ketiga (Tunduk pada Hukum Setempat)
    Lainnya