Pengetahuan | Studi Menegaskan Booster COVID-19 Tidak Meningkatkan Risiko Keguguran pada Awal Kehamilan



Pengetahuan | Studi Menegaskan Booster COVID-19 Tidak Meningkatkan Risiko Keguguran pada Awal Kehamilan


Sebuah studi yang diterbitkan di JAMA Network Open menemukan bahwa menerima booster COVID-19 pada awal kehamilan tidak meningkatkan risiko keguguran, menambah bukti yang mendukung keamanan vaksinasi selama kehamilan.


Materi Petal_jarum suntik dan vial vaksin_146808876.jpg


Studi ini dilakukan oleh Kantor Keamanan Imunisasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS bekerja sama dengan beberapa sistem layanan kesehatan besar melalui Vaccine Safety Datalink (VSD). Peneliti menganalisis lebih dari 100,000 kehamilan pada usia kehamilan 6 hingga 19 minggu di 8 sistem kesehatan, dengan fokus pada apakah booster COVID-19 sebelum 20 minggu berkaitan dengan keguguran.


Hasil menunjukkan tidak ada peningkatan risiko keguguran pada pasien hamil yang menerima booster selama periode pengamatan 28 hari atau 42 hari. Para peneliti menulis: “Temuan ini mendukung keamanan vaksinasi booster COVID-19 pada awal kehamilan.”


Ini adalah studi pengawasan kasus-kontrol observasional yang dilakukan dari November 1, 2021, hingga Juni 12, 2022.


“Infeksi COVID-19 selama kehamilan meningkatkan risiko luaran kehamilan yang merugikan, tetapi banyak orang yang sedang hamil atau merencanakan kehamilan masih ragu menerima booster karena kekhawatiran tentang keamanan vaksin,” kata penulis utama Dr. Elyse Kharbanda, peneliti senior di HealthPartners Institute, dalam siaran berita.


University of Minnesota juga mencatat: “Studi sebelumnya menunjukkan bahwa seri awal vaksin COVID-19 aman selama kehamilan dan tidak meningkatkan risiko keguguran. Sejumlah studi juga menunjukkan bahwa infeksi COVID-19 dapat lebih berat selama kehamilan dan dapat menyebabkan luaran kehamilan maternal yang lebih buruk.”


Temuan ini memberi tenaga kesehatan bukti tambahan untuk merekomendasikan booster kepada pasien hamil dengan lebih yakin dan juga dapat membantu menjawab kekhawatiran masyarakat.


Sumber berita:

Dihimpun dari internet

Diterbitkan 2025-07-23
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial sebelum diterbitkan.
Konten ini hanya untuk informasi dan bukan nasihat medis. Konsultasikan dengan tenaga medis berizin. Panduan konten dan kebijakan editorial

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kami Akan Segera Menghubungi Anda

Masukkan data Anda dan kami akan segera menghubungi Anda.
  • Tes Genetik Prapenempelan dan IVF
    IVF dengan Sel Telur atau Sperma Donor
    Informasi Reproduksi Pihak Ketiga (Tunduk pada Hukum Setempat)
    Lainnya