Klinik Fertilitas Omaha LLC, Amerika Serikat

Klinik Fertilitas Omaha LLC, Amerika Serikat

     
3.7
Konsultasi 70
Kedokteran Reproduksi
Jam operasional:
Detail Klinik

Sepanjang kariernya, Dr. Paupoo telah menimba ilmu bersama orang-orang terbaik dan tercemerlang di generasinya. Dengan menempati peringkat ke-16 di antara sekitar 10 000 siswa, ia diterima di sekolah menengah terbaik di Republik Mauritius, tempat ia dibesarkan. Selama bersekolah, ia menerima sejumlah penghargaan lokal dan nasional serta pernah meraih peringkat pertama tingkat nasional dalam Matematika Tambahan. Meskipun dikenal memiliki bakat alami dalam matematika dan sains, ia juga meraih peringkat pertama di kelasnya dalam hampir setiap mata pelajaran. Saat mempersiapkan pendaftaran ke universitas-universitas Ivy League di Amerika Serikat, ia meraih skor sempurna 800 pada ujian SAT I Matematika, Fisika, dan Kimia.


Dr. Paupoo mencatat sejarah sebagai siswa pertama dari Republik Mauritius yang diterima di University of Cambridge untuk mempelajari ilmu kedokteran. Ia diterima tanpa syarat, sehingga hasil akhir sekolah menengahnya tidak akan memengaruhi penerimaan tersebut. Saat itu, Cambridge menerima kurang dari 10 mahasiswa internasional dalam bidang ilmu kedokteran. Ia menerima tawaran tersebut dan tidak mendaftar ke universitas-universitas Ivy League di Amerika Serikat. Ia kemudian dinobatkan sebagai peraih penghargaan bidang sains setelah menjadi salah satu siswa terbaik di negaranya dan memperoleh beasiswa untuk belajar di sebuah universitas di Britania Raya. Ia juga menerima beasiswa Cambridge ODA. Di Cambridge, ia meraih gelar sarjana, magister, dan kedokteran serta menjadi dokter pada usia 23. Ia melakukan penelitian di Physiological Laboratory, yang dikenal sebagai tempat lahirnya bayi tabung (IVF) dan lokasi penelitian reproduksi perintis.


Dr. Paupoo menyelesaikan program internship di University of Cambridge. Saat menjalani internship bedah umum, ia memutuskan untuk menyelesaikan pelatihannya di Amerika Serikat. Dalam waktu kurang dari 6 bulan, ia menyelesaikan USMLE Step 1, USMLE Step 2, dan ujian CSA, suatu proses yang biasanya memerlukan 1 hingga 2 tahun. Pada periode yang sama, ia lulus ujian MRCOG Part 1, yang memiliki tingkat kelulusan sekitar 25%, tanpa mengikuti kursus persiapan.


Dr. Paupoo kemudian pindah ke Amerika Serikat dan memulai pendidikan pascasarjana dalam obstetri dan ginekologi (OB/GYN), serta menerima sejumlah penghargaan selama residensi (lihat Penghargaan dan Kehormatan). Pada tahun ketiganya, ia meraih skor tertinggi dalam ujian CREOG yang diikuti oleh semua residen OB/GYN di Amerika Serikat. Skor CREOG-nya selalu menempatkannya dalam kelompok 1% teratas secara nasional sepanjang 4 tahun masa residensinya. Seorang profesor menjulukinya 'Raja CREOG.' Dr. Paupoo menjadi dokter spesialis OB/GYN pada usia 29 dan memperoleh sertifikasi dewan spesialis pada usia 30.


Prestasinya yang luar biasa selama residensi membawanya ke program fellowship endokrinologi reproduksi dan infertilitas (REI), sebuah proses yang sangat kompetitif dengan hanya sekitar 20 posisi fellowship yang tersedia di Amerika Serikat. Selama fellowship, Dr. Paupoo melakukan penelitian inovatif mengenai potensi penggunaan terapi gen untuk menargetkan endometriosis. Ia menyelesaikan tesis dan menerbitkan hasil penelitiannya di salah satu jurnal paling bergengsi dalam bidang tersebut. Ia juga meraih nilai tertinggi di universitas dalam dua mata kuliah pascasarjana, yaitu biostatistika dan diagnostik molekuler. Ia menyelesaikan pelatihan REI pada usia 32.


Setelah fellowship, Dr. Paupoo bergabung dengan Creighton University sebagai asisten profesor dan mendirikan divisi REI di sana. Selain menjalankan praktik klinis, ia mengajar mahasiswa kedokteran, residen OB/GYN, dan peserta fellowship endokrinologi. Ia juga menjabat sebagai direktur penelitian obstetri dan ginekologi selama 4 tahun.


Keunggulan Profil
  • Estimasi gratis

Lokasi dan Jam Operasional
4611 S 96th St #153, Omaha, NE 68127, Amerika Serikat
Atur Ulang Peta Petunjuk Arah

  • Senin

  • Selasa

  • Rabu

  • Kamis

  • Jumat

  • Sabtu

  • Minggu

  • Tutup Sekarang
Fasilitas dan Lainnya
  • Kartu kredit diterima
Dokter di Klinik Ini

Kedokteran Reproduksi |

Tahun pengalaman | Konsultasi 54

Infertilitas wanitaInfertilitas pria
Ulasan Pilihan
Informasi ini diberikan oleh organisasi yang tercantum. Harap verifikasi secara mandiri.
Ulasan hanya sebagai referensi. Pertimbangkan informasi resmi dan saran profesional secara mandiri.
×
Penilaian Keseluruhan di Platform

3 penilaian

  • 5 bintang
  • 4 bintang
  • 3 bintang
  • 2 bintang
  • 1 bintang
Google Maps
22/06/2019
16/06/2020
Dr. Paupoo truly listens and takes time to understand what is happening. He does not group patients by diagnosis. He recognizes that everyone is different and needs individualized treatment. I have since moved out of state but still stay in contact with him to discuss growing my family.
22/03/2023
They must be closed or poorly run because they do not answer or return calls or emails. Their voicemail is often full too. Do not waste your time trying to reach them.

Dukungan Gratis dari Penasihat Fertilitas

Tim kami yang peduli akan mendampingi Anda selama proses berlangsung.
Dapatkan Bantuan Informasi Gratis

Janji Temu Klinik

Lengkapi formulir agar kami dapat memberikan dukungan terbaik dan membantu Anda memulai perjalanan menjadi orang tua.

Kami Akan Segera Menghubungi Anda

Masukkan data Anda dan kami akan segera menghubungi Anda.
  • Tes Genetik Prapenempelan dan IVF
    IVF dengan Sel Telur atau Sperma Donor
    Informasi Reproduksi Pihak Ketiga (Tunduk pada Hukum Setempat)
    Lainnya