Panduan | Jatuh Selama Kehamilan: Penyebab dan Pencegahan



Panduan | Jatuh Selama Kehamilan: Penyebab dan Pencegahan


Jatuh selama kehamilan bukan hal yang jarang terjadi: sekitar 30% ibu hamil jatuh setidaknya sekali. Sebagian besar tidak menyebabkan bahaya serius, tetapi jatuh dapat mengancam ibu dan janin. Artikel ini membahas penyebab, tindakan, dan pencegahan.


Aset Huaban_perempuan hamil berbicara di telepon di resor tropis_173779719.jpg


1. Penyebab

Kehamilan membawa perubahan fisik yang melindungi janin, termasuk dinding rahim yang lebih tebal dan cairan ketuban yang meredam. Perubahan hormonal juga memengaruhi sistem kardiovaskular, pernapasan, kemih, dan muskuloskeletal. Kenaikan berat badan, kekuatan otot yang berkurang, dan menurunnya kontrol gerakan dapat menggeser pusat gravitasi dan meningkatkan risiko jatuh.


Relaksin, hormon yang diproduksi oleh ovarium dan plasenta, melonggarkan sendi dan ligamen sebagai persiapan persalinan. Hormon ini juga dapat membuat sendi dan kaki kurang stabil.


2. Apa yang Harus Dilakukan Setelah Jatuh

Kemungkinan risikonya meliputi:


Patah tulang pada ibu

Cedera kepala pada janin

Perdarahan internal pada ibu atau janin

Perubahan posisi janin

Kerusakan pada rahim atau selaput ketuban

Dalam kasus yang jarang, kematian ibu atau janin

Jatuh pada trimester pertama biasanya tidak menyebabkan komplikasi serius. Jatuh pada trimester kedua atau ketiga, terutama jika perut terkena langsung, memiliki risiko lebih besar. Setelah jatuh pada tahap akhir kehamilan, segera cari perawatan medis jika terjadi kontraksi, perdarahan vagina, nyeri perut, atau berkurangnya gerakan janin.


3. Latihan Keseimbangan

Olahraga teratur dapat meningkatkan keseimbangan, mengurangi kekakuan dan ketidaknyamanan, serta menurunkan risiko jatuh. Latihan keseimbangan selama kehamilan memperkuat otot inti, paha, dan pinggul. Konsultasikan dengan dokter sebelum mencoba:


Gerakan memiringkan panggul: Memperkuat otot inti dan panggul.

Angkat kaki: Memperkuat punggung, perut, dan bokong.

Peregangan ke belakang: Meregangkan punggung, paha, dan otot panggul.

Rotasi tubuh bagian atas: Meregangkan punggung dan tubuh bagian atas.


4. Pencegahan

Untuk mengurangi risiko jatuh:


Hindari permukaan yang basah, licin, atau tidak rata

Kenakan sepatu antiselip

Hindari sepatu hak tinggi dan hak baji

Gunakan pegangan tangan di tangga

Hindari membawa benda besar atau apa pun yang menghalangi pandangan


Sumber artikel:

Dikumpulkan dari internet

Diterbitkan 2024-09-24
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial sebelum diterbitkan.
Konten ini hanya untuk informasi dan bukan nasihat medis. Konsultasikan dengan tenaga medis berizin. Panduan konten dan kebijakan editorial

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kami Akan Segera Menghubungi Anda

Masukkan data Anda dan kami akan segera menghubungi Anda.
  • Tes Genetik Prapenempelan dan IVF
    IVF dengan Sel Telur atau Sperma Donor
    Informasi Reproduksi Pihak Ketiga (Tunduk pada Hukum Setempat)
    Lainnya