Panduan | Bagaimana Hidrops Fetalis Dapat Mengancam Nyawa Bayi



Panduan | Bagaimana Hidrops Fetalis Dapat Mengancam Nyawa Bayi


Hidrops fetalis adalah kondisi serius yang melibatkan penumpukan cairan berlebihan pada janin atau bayi baru lahir. Cairan dapat terkumpul di bagian tubuh mana pun, paling sering di perut, di sekitar jantung dan paru-paru, serta di bawah kulit. Tanpa penanganan tepat waktu, cairan ini memberikan beban berat pada jantung dan organ vital lainnya serta dapat mengancam nyawa.


Material kelopak_1728457801089_38747806.jpg


Gejala Hidrops Fetalis

Gejala berbeda-beda pada setiap bayi, tetapi umumnya meliputi:


Selama kehamilan:

Cairan ketuban berlebih

Plasenta menebal

Limpa dan jantung membesar

Cairan di sekitar organ janin, jantung, atau paru-paru


Setelah lahir:

Kulit pucat

Berkeringat berlebihan

Kesulitan bernapas

Hati dan limpa membesar


Jenis Hidrops Fetalis

Ada dua jenis:

Hidrops fetalis nonimun: Jenis yang paling umum, mencakup 80-90% kasus. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kelainan genetik atau cacat bawaan yang memengaruhi kemampuan bayi mengatur cairan.


Hidrops fetalis imun: Jenis langka ini umumnya terjadi ketika sel darah merah ibu dan janin tidak kompatibel. Misalnya, jika ibu Rh-negatif dan bayi Rh-positif, sistem kekebalan ibu dapat mengenali sel darah merah janin sebagai benda asing dan menghasilkan antibodi terhadapnya. Hal ini dapat menyebabkan anemia berat dan berpotensi menyebabkan gagal jantung pada bayi.


Penyebab

Hidrops fetalis bukanlah penyakit itu sendiri, melainkan akibat dari kondisi medis lain. Penyebab umum meliputi:


Penyakit hemolitik pada bayi baru lahir: Kelainan darah yang disebabkan oleh ketidakcocokan golongan darah ibu dan janin.

Anemia berat: Jumlah sel darah merah terlalu sedikit untuk membawa oksigen yang cukup.

Infeksi: Infeksi yang sudah ada saat lahir dapat menyebabkan hidrops.

Cacat jantung atau paru-paru: Perkembangan jantung atau paru-paru yang tidak normal meningkatkan risiko.

Cacat lahir dan kelainan bawaan: Kondisi ini dapat meningkatkan risiko hidrops.

Penyakit hati: Penyakit kuning dan pembengkakan perut akibat penyakit hati dapat disertai hidrops.


Diagnosis

Hidrops fetalis biasanya teridentifikasi saat USG prenatal rutin. Cairan abnormal di dua atau lebih kompartemen janin dapat mengindikasikan kondisi ini. Tenaga medis juga memeriksa cairan ketuban berlebih, plasenta menebal, serta pembesaran jantung, hati, atau limpa. Tes darah dapat menilai ketidakcocokan sel darah merah antara ibu dan bayi.


Pengobatan

Pilihan pengobatan mungkin terbatas bila hidrops didiagnosis selama kehamilan, dan persalinan dini mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Bayi baru lahir dengan hidrops umumnya memerlukan perawatan medis khusus, termasuk kemungkinan dukungan ventilator. Tenaga medis dapat mengeluarkan kelebihan cairan dari sekitar jantung, paru-paru, atau perut menggunakan jarum. Bayi memerlukan pemantauan ketat di rumah sakit hingga kondisi yang mendasarinya terkendali dan stabil.


Sumber:

Dikumpulkan dari internet

Diterbitkan 2024-10-09
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial sebelum diterbitkan.
Konten ini hanya untuk informasi dan bukan nasihat medis. Konsultasikan dengan tenaga medis berizin. Panduan konten dan kebijakan editorial

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kami Akan Segera Menghubungi Anda

Masukkan data Anda dan kami akan segera menghubungi Anda.
  • Tes Genetik Prapenempelan dan IVF
    IVF dengan Sel Telur atau Sperma Donor
    Informasi Reproduksi Pihak Ketiga (Tunduk pada Hukum Setempat)
    Lainnya