Pengetahuan | Varises pada Kaki Selama Kehamilan: Cara Meredakan Nyeri dan Ketidaknyamanan



Panduan | Varises Selama Kehamilan: Bagaimana Meredakan Nyeri dan Ketidaknyamanan?


Apa itu varises?

Hampir setengah perempuan hamil mengalami pembesaran abnormal pada vena superfisial di kaki, yang dikenal sebagai varises. Vena ini memiliki katup satu arah yang membantu darah kembali ke jantung melawan gravitasi. Selama kehamilan, vena melebar dan rahim yang membesar menekan pembuluh darah utama, sehingga darah terkumpul di vena kaki.


Bahan Petal_perempuan mengalami nyeri di rumah selama kehamilan_162972549.jpg


Penyebab varises selama kehamilan

Varises sering diturunkan dalam keluarga, dan ibu Anda mungkin juga pernah mengalaminya. Volume darah dapat meningkat sebesar 20% selama kehamilan tanpa peningkatan jumlah pembuluh darah, sehingga menambah beban pada sistem peredaran darah. Kadar hormon yang lebih tinggi, seperti progesteron, juga mengendurkan ligamen panggul dan sel pada dinding vena, sehingga darah lebih sulit mengalir ke atas. Peningkatan tekanan vena dapat mengganggu katup dan memperburuk varises.


Gejala varises selama kehamilan

Varises tampak sebagai vena biru atau ungu yang berkelok dan membesar, biasanya di bagian dalam tungkai atau belakang betis. Gejalanya dapat meliputi pembengkakan ringan pada kaki atau pergelangan kaki, nyeri tungkai, rasa berdenyut, berat, dan kram. Pada kasus yang jarang, insufisiensi vena dapat menyebabkan kerusakan kulit, flebitis, atau bekuan darah.


Perawatan dan peredaan

Stoking kompresi dianggap efektif untuk meredakan varises dan tersedia dalam berbagai model, tingkat kompresi, dan ukuran. Stoking dengan kompresi sedang hingga tinggi, bertekanan 20 hingga 30 mmHg, direkomendasikan. Sebagian perempuan hamil telah mencoba produk yang mengandung ekstrak kastanye kuda, tetapi bunga, daun, dan bijinya yang belum diolah bersifat toksik dan dapat berakibat fatal, sehingga para ahli menyarankan untuk menghindarinya selama kehamilan. Varises biasanya membaik secara alami setelah persalinan, sehingga pembedahan tidak dianjurkan selama kehamilan.


Kiat mencegah varises

Upaya pencegahan meliputi meninggikan kaki, melakukan olahraga berintensitas rendah dengan persetujuan dokter, menghindari berdiri atau duduk terlalu lama, serta menggerakkan kaki secara teratur. Tidur miring ke kiri dapat mengurangi tekanan pada vena kava inferior di sisi kanan, dan stoking penyangga kehamilan juga dapat membantu. Mengurangi asupan garam, minum lebih banyak air, mengonsumsi lebih banyak serat untuk mencegah sembelit, serta menghindari sepatu hak tinggi dapat mendukung sirkulasi.


Hemoroid dan varises

Varises juga dapat terjadi di sekitar anus, yang disebut hemoroid. Perdarahan merupakan gejala paling umum dari hemoroid internal, sedangkan hemoroid eksternal dapat terasa nyeri dan berdarah saat membersihkan diri atau mengejan. Kelebihan berat badan sebelum kehamilan atau mengejan saat persalinan dapat memperburuk hemoroid dan memengaruhi kualitas hidup.


Pemulihan setelah persalinan

Pada sebagian besar kasus, varises menghilang dalam 3 bulan setelah persalinan. Jika kemerahan, pembengkakan, nyeri tekan, atau perdarahan menetap setelah melahirkan, segera cari pertolongan medis.


Sumber:
Dikumpulkan dari internet

Diterbitkan 2024-11-10
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial sebelum diterbitkan.
Konten ini hanya untuk informasi dan bukan nasihat medis. Konsultasikan dengan tenaga medis berizin. Panduan konten dan kebijakan editorial

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kami Akan Segera Menghubungi Anda

Masukkan data Anda dan kami akan segera menghubungi Anda.
  • Tes Genetik Prapenempelan dan IVF
    IVF dengan Sel Telur atau Sperma Donor
    Informasi Reproduksi Pihak Ketiga (Tunduk pada Hukum Setempat)
    Lainnya