Panduan | Hidrasi Selama Kehamilan dan Menyusui: Berapa Banyak Air yang Dibutuhkan Setiap Hari?



Panduan | Hidrasi Selama Kehamilan dan Menyusui: Berapa Banyak Air yang Dibutuhkan Setiap Hari?


Menjaga hidrasi selama kehamilan dan menyusui sangat penting bagi kesehatan ibu dan bayi. American College of Obstetricians and Gynecologists merekomendasikan 64 hingga 96 ons (sekitar 1.9 hingga 2.8 liter), atau 8 hingga 12 cangkir, air per hari selama kehamilan. Asupan air yang cukup mendukung produksi cairan ketuban, menyediakan lingkungan yang aman bagi janin, mengangkut darah dan nutrisi, serta membuang sisa metabolisme. Selama menyusui, kebutuhan cairan harian meningkat menjadi sekitar 128 ons (sekitar 3.8 liter) untuk mendukung produksi ASI dan kebutuhan nutrisi bayi baru lahir.


Bahan kelopak_air dituangkan ke dalam gelas_144988624.jpg


Mengapa hidrasi penting selama kehamilan Hidrasi yang cukup mendukung pencernaan dan membantu mencegah konstipasi. Hidrasi juga membantu membentuk cairan ketuban, yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin. Dehidrasi dapat menyebabkan pusing, kelelahan, dan tekanan darah rendah serta dapat mengurangi cairan ketuban, sehingga meningkatkan risiko kelahiran prematur atau berat lahir rendah.


Tanda dehidrasi selama kehamilan dan menyusui Mual dan muntah, terutama hiperemesis gravidarum, dapat mengurangi asupan cairan selama kehamilan. Tanda dehidrasi meliputi urine kuning pekat, buang air kecil yang lebih jarang, mulut kering, dan berkurangnya keringat. Dehidrasi berat mungkin memerlukan rawat inap dan cairan intravena untuk melindungi ibu dan janin.


Minuman yang dianjurkan selama kehamilan dan menyusui Air putih adalah pilihan terbaik. Jika sulit minum banyak air putih, susu rendah lemak atau air yang diberi rasa lemon atau raspberi dapat menambah cairan sekaligus menyediakan kalsium atau nutrisi lain. Buah dan sayuran juga berkontribusi pada hidrasi. Alkohol tidak dianjurkan selama kehamilan karena dapat melewati plasenta dan berdampak buruk pada perkembangan janin. Selama menyusui, konsumsi alkohol perlu dibatasi tidak lebih dari satu minuman per hari.


Kebutuhan cairan selama menyusui Ibu menyusui kehilangan sekitar 25 ons cairan melalui ASI setiap hari, sehingga minum segelas air setiap kali menyusui dapat membantu menggantikan kehilangan ini. ASI merupakan satu-satunya sumber nutrisi dan hidrasi bayi baru lahir. Karena itu, hidrasi yang cukup penting bagi ibu dan bayi.


Sumber:

Dihimpun dari internet

Diterbitkan 2024-11-13
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial sebelum diterbitkan.
Konten ini hanya untuk informasi dan bukan nasihat medis. Konsultasikan dengan tenaga medis berizin. Panduan konten dan kebijakan editorial

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kami Akan Segera Menghubungi Anda

Masukkan data Anda dan kami akan segera menghubungi Anda.
  • Tes Genetik Prapenempelan dan IVF
    IVF dengan Sel Telur atau Sperma Donor
    Informasi Reproduksi Pihak Ketiga (Tunduk pada Hukum Setempat)
    Lainnya