Pengetahuan | Akupunktur dan Pijat: Pendekatan Pengurangan Stres untuk Kesuburan



Pengetahuan | Akupunktur dan Pijat: Pendekatan Pengurangan Stres untuk Kesuburan


Dokter Menelaah Hubungan antara Stres dan Infertilitas

Walaupun mekanisme pasti bagaimana stres memengaruhi kesuburan masih belum jelas, penelitian menunjukkan bahwa mengurangi stres dapat memberikan efek positif. Metode relaksasi yang sesuai dapat meningkatkan kualitas hidup dan mungkin juga mendukung peluang kehamilan.


Petal Material_Traditional Chinese Medicine Pulse Diagnosis_193915257.png


Akupunktur Dapat Meredakan Stres Terkait Infertilitas

Dalam sebuah studi di Jerman, wanita dalam program reproduksi berbantu menerima akupunktur sebelum dan sesudah transfer embrio. Angka kehamilan lebih tinggi pada mereka yang menerima akupunktur dibandingkan mereka yang tidak menerimanya (42.5% vs. 26.3%).


Spesialis infertilitas New York University, Grifo, menyatakan bahwa akupunktur belum terbukti secara meyakinkan dapat langsung mengurangi stres, tetapi mungkin mengatur efek stres pada sistem reproduksi. Ia mencatat bahwa setidaknya tiga studi melaporkan manfaat bagi kesuburan.


Terapi Pijat

Sebuah studi 2004 dalam International Journal of Neuroscience menemukan bahwa pijat mengurangi tanda stres fisik seperti perubahan denyut jantung dan gelombang otak. Walaupun tidak secara langsung meneliti pasien infertilitas, peneliti meyakini manfaat serupa dapat berlaku bagi wanita yang menjalani perawatan kesuburan.


Dr. Morgan membandingkan wanita yang menerima pijat lembut pada kaki dan tungkai bawah dengan wanita yang menerima perawatan tanpa pijat. Hasilnya belum dipublikasikan, tetapi pijat dapat membantu meredakan stres terkait perawatan.


Pendekatan Pengurangan Stres Kombinasi

Pasien di pusat kesuburan NYU dapat mengikuti program imajinasi terpandu dan refleksologi kaki yang ditujukan untuk mengurangi stres serta meningkatkan kualitas hidup. Grifo menyatakan bahwa walaupun program ini belum diteliti secara formal di sana, peserta umumnya melaporkan merasa lebih baik.


Saran Pakar: Hindari Hanya Mengatakan “Tenang Saja”

Pakar mengingatkan bahwa hanya menyuruh pasien untuk tenang dapat menjadi bumerang dan menambah tekanan psikologis.


Greenfeld menyarankan mencari jeda kecil dalam kehidupan sehari-hari yang memberi tubuh dan pikiran kelegaan dari stres. “Jangan memaksa diri untuk rileks agar bisa hamil. Rilekslah karena itu membantu Anda merasa lebih baik. Merasa lebih baik dan lebih sehat bukanlah hal buruk saat berusaha hamil.”


Sumber berita:

Dihimpun secara daring

Diterbitkan 2025-01-16
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial sebelum diterbitkan.
Konten ini hanya untuk informasi dan bukan nasihat medis. Konsultasikan dengan tenaga medis berizin. Panduan konten dan kebijakan editorial

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kami Akan Segera Menghubungi Anda

Masukkan data Anda dan kami akan segera menghubungi Anda.
  • Tes Genetik Prapenempelan dan IVF
    IVF dengan Sel Telur atau Sperma Donor
    Informasi Reproduksi Pihak Ketiga (Tunduk pada Hukum Setempat)
    Lainnya