Panduan | Tetap Aman saat Musim Panas Selama Kehamilan: Pakar Memperingatkan Panas Dapat Mengancam Kesehatan Ibu dan Janin



Panduan | Tetap Aman saat Musim Panas Selama Kehamilan: Pakar Memperingatkan Panas Dapat Mengancam Kesehatan Ibu dan Janin


Seiring suhu musim panas meningkat, banyak ibu hamil mengalami ketidaknyamanan akibat berkeringat selama kehamilan. Pakar medis memperingatkan bahwa panas tinggi dapat menimbulkan lebih dari sekadar ketidaknyamanan dan mungkin berisiko bagi janin.


Doula wilayah Washington, Rachel Silber, mengenang kehamilannya pada musim panas: “Itu sama sekali bukan kilau kehamilan. Itu keringat.” Putranya lahir saat cuaca lembap dan panas pada akhir Juni. “Bagian terburuknya adalah basah kuyup oleh keringat. Pakaian saya sudah basah saat tiba di rumah.”


Perempuan hamil beristirahat dengan mata terpejam di sofa_194605910.jpg


Selain ketidaknyamanan, kepanasan dan dehidrasi dapat menyebabkan risiko kesehatan serius. Dokter spesialis obstetri Virginia Utara Samantha Buery-Joyner, MD, mengatakan bahwa perempuan hamil dalam cuaca panas rentan mengalami:


Sinkop akibat panas: pingsan yang disebabkan oleh penurunan tekanan darah;


Kram akibat panas: umumnya mengenai otot tungkai;


Kelelahan akibat panas: rasa haus, lemas, penglihatan kabur, mudah marah, dan kebingungan;


Serangan panas: keadaan darurat yang mengancam jiwa ketika tubuh tidak dapat mendinginkan dirinya secara efektif.


Ia menekankan: “Janin sangat peka terhadap perubahan tekanan darah ibu. Jika tekanan darah ibu turun, aliran darah ke rahim dan plasenta juga menurun, sehingga bayi berisiko.” Studi juga mengaitkan penggunaan sauna atau bak mandi air panas selama kehamilan dengan risiko cacat tabung saraf yang lebih tinggi, yang menunjukkan bahwa kepanasan itu sendiri mungkin menimbulkan kekhawatiran serupa.


Cara Praktis agar Tetap Sejuk Selama Kehamilan

Pakar merekomendasikan beberapa strategi:


Pilih pakaian yang sesuai: Hindari pakaian hamil berwarna gelap atau pakaian dengan kandungan spandeks atau nilon tinggi, karena kain ini menahan panas dan tidak memiliki sirkulasi udara yang baik. Pilih katun berwarna terang atau serat lain yang dapat bernapas. Beberapa merek olahraga menawarkan kain yang baik dalam menyerap kelembapan, meskipun pilihan untuk ibu hamil mungkin terbatas.


Hindari stoking: Buery-Joyner menyarankan perempuan hamil untuk menjaga kaki tetap sejuk pada musim panas: “Lakukan pedikur dan kenakan sandal.”


Bawa botol air: Bekukan terlebih dahulu dan keluarkan sebelum meninggalkan rumah agar es mencair perlahan sepanjang hari.


Hindari panas tengah hari: Jadwalkan kegiatan di luar ruangan pada pagi atau sore hari, dan hindari matahari terik dari pukul 10 pagi hingga 3 sore. Berolahragalah di dalam ruangan bila memungkinkan, seperti berjalan di pusat perbelanjaan atau berenang.


Gunakan alat pendingin: Kipas portabel, semprotan air mineral, dan balutan pendingin leher dapat membantu. Bidan Houston Mavis Schorn, RN, CNM, merekomendasikan balutan pendingin untuk olahraga: “Seorang dokter yang hamil bahkan mengenakannya di leher di ruang operasi, dan alat itu bekerja sangat baik.”


Dinginkan diri pada malam hari: Panas sering mengganggu tidur selama kehamilan. Pendingin udara, air es di samping tempat tidur, dan pakaian minimal adalah kunci. Beberapa perempuan bahkan mungkin perlu tidur terpisah dari pasangannya untuk menghindari tambahan panas tubuh.


Berendamlah dalam air sejuk: Jadikan bak mandi sebagai kolam pribadi dan berendamlah kapan pun diperlukan, bahkan di tengah malam.


Berkeringat Dapat Berlanjut Setelah Persalinan

Pakar mencatat bahwa keringat tidak berhenti segera setelah melahirkan. Silber mengatakan: “Saya masih sering berkeringat enam minggu setelah bayi saya lahir karena kadar hormon, volume darah, dan cadangan lemak tambahan masih tinggi.” Ini adalah respons normal pascapersalinan.


Panas musim panas selama kehamilan merupakan kekhawatiran yang nyata. Menyesuaikan rutinitas harian dan lingkungan sekitar dapat mengurangi ketidaknyamanan serta membantu melindungi janin.


Sumber berita:

Dikumpulkan dari internet

Diterbitkan 2025-09-01
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial sebelum diterbitkan.
Konten ini hanya untuk informasi dan bukan nasihat medis. Konsultasikan dengan tenaga medis berizin. Panduan konten dan kebijakan editorial

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kami Akan Segera Menghubungi Anda

Masukkan data Anda dan kami akan segera menghubungi Anda.
  • Tes Genetik Prapenempelan dan IVF
    IVF dengan Sel Telur atau Sperma Donor
    Informasi Reproduksi Pihak Ketiga (Tunduk pada Hukum Setempat)
    Lainnya