BerandaJawabanDetail Tanya Jawab

Apakah anak hasil program bayi tabung (IVF) memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit bawaan atau cacat lahir selama pertumbuhannya?

Ibu dan Bayi180 tayangan
Studi besar menunjukkan bahwa risiko kelainan bawaan mayor pada anak yang lahir melalui program bayi tabung (IVF) sedikit lebih tinggi dibandingkan anak yang dikandung secara alami, yaitu sekitar 1.3 hingga 1.5 kali lipat, tetapi risiko absolut tetap rendah, yakni sekitar 3% hingga 5%. Perbedaan ini mungkin berkaitan dengan faktor infertilitas orang tua, seperti usia lanjut atau kualitas sperma atau sel telur yang buruk, serta kehamilan ganda, bukan dengan teknologi IVF itu sendiri. Pemeriksaan genetik praimplantasi (PGT) dapat membantu memilih embrio dengan kromosom normal dan mengurangi risiko penyakit genetik tertentu. Namun, setiap kehamilan memiliki risiko dasar kelainan bawaan. Jika Anda memiliki pertanyaan tentang penyakit genetik tertentu atau skrining embrio, konsultasikan dengan dokter spesialis kedokteran reproduksi.
Diterbitkan 2026-07-10Diperbarui 2026-07-10
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial sebelum diterbitkan.
Konten ini hanya untuk informasi dan bukan nasihat medis. Konsultasikan dengan tenaga medis berizin. Panduan konten dan kebijakan editorial

Konten ini disusun dan ditinjau oleh tim editorial LinkedIVF untuk edukasi medis umum. Konten ini bukan saran medis individual; konsultasikan kondisi Anda dengan tenaga profesional kedokteran reproduksi yang berkualifikasi. Terakhir diperbarui: 10/07/2026.

Pembaca Lain Juga Membaca
Panduan IVF Kota Populer

Janji Temu Layanan

Lengkapi formulir agar kami dapat memberikan dukungan terbaik dan membantu Anda memulai perjalanan menjadi orang tua.

Kami Akan Segera Menghubungi Anda

Masukkan data Anda dan kami akan segera menghubungi Anda.
  • Tes Genetik Prapenempelan dan IVF
    IVF dengan Sel Telur atau Sperma Donor
    Informasi Reproduksi Pihak Ketiga (Tunduk pada Hukum Setempat)
    Lainnya