Panduan | Perubahan Memori Selama Kehamilan: Hal yang Perlu Anda Ketahui



Panduan | Perubahan Memori Selama Kehamilan: Hal yang Perlu Anda Ketahui


Apakah mudah lupa selama kehamilan benar-benar terjadi? Para ahli membahas isu ini dan memberikan saran.

 

Banyak perempuan mengalami perubahan memori selama kehamilan, yang terkadang disebut "pregnancy brain" atau "mommy brain". Meskipun beberapa studi mempertanyakan fenomena ini, banyak ahli meyakini bahwa hal tersebut nyata. Jadi, apa yang dapat Anda lakukan jika ini terjadi selama kehamilan?

 

Bahan Petal_perempuan hamil yang sedang berpikir dan membayangkan anaknya_138514792.jpg


1. Pregnancy brain memang nyata, tetapi...

Kehamilan tidak mengubah struktur otak perempuan, tetapi sebagian perempuan memang merasa kurang tajam secara mental selama kehamilan.

Dr. Helen Christensen dari Australian National University mengatakan, "Jika Anda membaca buku panduan kehamilan dan mendengarkan perempuan hamil, maka ya, pregnancy brain atau mommy brain memang ada. Beberapa studi juga menunjukkan penurunan memori." Namun, ia menambahkan, "Penelitian kami menunjukkan bahwa kapasitas otak tidak berubah selama kehamilan."

 

2. Apa penyebab "mommy brain"?

Masalah memori sepenuhnya normal ketika Anda sibuk, stres, atau kurang tidur. Dr. Jane Martin, Direktur Pusat Tes dan Evaluasi Neuropsikologis di Mount Sinai Medical Center, New York, setuju: "Memori siapa pun tidak akan baik saat kurang tidur dan menangani beberapa tugas sekaligus. Kurang tidur mengurangi ketajaman mental."

 

Perubahan hormon yang tajam dan prioritas baru dapat berkontribusi terhadap pregnancy brain. Dr. Louann Brizendine, Direktur Klinik Suasana Hati dan Hormon Perempuan di University of California, San Francisco, menjelaskan: "Selama kehamilan, kadar progesteron dan estrogen di otak meningkat 15 hingga 40 kali lipat. Hormon ini memengaruhi banyak jenis neuron di otak. Selama persalinan, lonjakan oksitosin tidak hanya memicu kontraksi rahim dan produksi ASI, tetapi juga memengaruhi sirkuit otak."

 

Kehamilan juga mengubah fokus Anda. IQ tidak berubah, tetapi prioritas berubah. "Ruang dalam otak Anda terbatas, dan prioritas utama semuanya ditempati oleh bayi," kata Brizendine.

 

3. Seperti apa rasanya pregnancy brain

Contoh yang umum adalah "masuk ke sebuah ruangan untuk mengambil sesuatu lalu lupa apa yang akan diambil, lima hingga sepuluh kali sehari," jelas Brizendine.

 

Pakar kesehatan perempuan Dr. Donnica Moore mencatat bahwa, dari sudut pandang evolusi, gangguan memori ini mungkin membantu perempuan mengesampingkan kekhawatiran lain dan berfokus merawat anaknya. Banyak perempuan hamil dan ibu baru menghabiskan cukup banyak waktu memikirkan perubahan akibat persalinan atau perawatan bayi baru lahir, yang dapat memengaruhi memori jangka pendek.

 

4. Cara mendukung memori Anda

Moore mengatakan bahwa merasa kurang tajam secara mental dari biasanya seharusnya menjadi tanda pertama untuk menyederhanakan area kehidupan lain, karena hidup akan menjadi lebih rumit.

 

Setelah bayi lahir, kurang tidur menjadi faktor yang jelas. Brizendine mengatakan, "Perempuan dapat menumpuk hingga 700 jam utang tidur pada tahun pertama setelah melahirkan, yang membuat otak tidak dapat berfungsi secara optimal."

 

Apa yang dapat Anda lakukan?

 

Tuliskan. Dr. Geeta Sharma, seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi di NewYork-Presbyterian Hospital/Weill Cornell Medical Center, mengatakan, "Sebagian besar pasien berkomentar, 'Saya harus menuliskan pertanyaan saya atau saya akan melupakannya,' dan menyebutkan bahwa mereka umumnya lebih pelupa." Baik daftar belanja maupun daftar pertanyaan untuk dokter, menuliskannya dapat membantu. "Buat daftar, gunakan agenda, dan pertahankan selera humor Anda," kata Moore.

 

Tidur lebih banyak. Hal ini mungkin sulit bagi orang tua baru, tetapi dapat membantu. Brizendine mengatakan, "Sebagian besar ibu membutuhkan lebih banyak tidur nyenyak, dan begitu mereka tidur lebih baik, beberapa gejala mommy brain hilang dalam waktu seminggu."

 

Masalah memori menjadi perhatian jika memengaruhi keselamatan, misalnya lupa menempatkan anak di kursi mobil. Selain itu, hal tersebut merupakan fenomena yang normal.

 

Sumber:

Dikumpulkan dari internet


Penulis LinkedIVF TeamDiterbitkan 2024-07-23
Artikel ini menggunakan bantuan AI; LinkedIVF belum mencatat tinjauan editorial untuk artikel ini. Ini bukan nasihat medis.
Konten ini hanya untuk informasi dan bukan nasihat medis. Konsultasikan dengan tenaga medis berizin. Panduan konten dan kebijakan editorial

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kami Akan Segera Menghubungi Anda

Masukkan data Anda dan kami akan segera menghubungi Anda.
  • Tes Genetik Prapenempelan dan IVF
    IVF dengan Sel Telur atau Sperma Donor
    Informasi Reproduksi Pihak Ketiga (Tunduk pada Hukum Setempat)
    Lainnya